STOP OVERSHARING, GAK SEMUA ORANG DIDUNIA INI ITU BAIK
Sebagai seorang ekstrovert, aku termasuk yang suka banget storytelling, rasanya senang ketika bisa bercerita banyak hal, bercerita dimulai hal penting sampai hal-hal yang gak perlu. Walaupun setelah itu, gak jarang aku suka ngerasa bersalah karena ngerasa oversharing, dan berakhir kepikiran berhari-hari hmmm :)
Dan, setelah dipikir-pikir, emang oversharing itu gak baik, segala hal yang berlebihan emang gak baik kan? tapi, mungkin kamu berpikir lagi "gapapa gak sih, kita banyak cerita sama orang-orang, toh mereka juga keliatannya gak masalah" hmmmm iya sih, tapi aku pernah gak sengaja baca cuitan orang random di X gini katanya " STOP OVERSHARING, GAK SEMUA ORANG DIDUNIA INI ITU BAIK" sepintas aku agree to disagree sih, cuman unpopular opinion dari kata-kata diatas itu maksudnya, ketika kita cerita tentang kesedihan kita gak semua orang peduli, ketika kita cerita tentang kebahagiaan kita, gak semua orang juga turut bahagia. Maksudnya adalah kita gak akan pernah tahu cerita kita yang mana yang ternyata tanpa sadar menyakiti oranglain.
Loh, kalau gitu berarti kamu suudzon dong? aku pikir ini adalah bentuk kita dalam berhati-hati.
Gak semua hal pantas dan harus kita bagikan, mau itu secara verbal ataupun hanya dimedia sosial.
Lagi-lagi ini soal pilihan, semua hal pasti punya 2 sisi yang berbeda.
Tapi kalau aku, aku pribadi lebih memilih untuk memilah cerita, bukan karena suudzan sama semua orang, aku hanya ingin menjaga hati orang lain dari cerita-ceritaku.
Komentar
Posting Komentar