aku kira luka itu udah sembuh...
Kehilangan adalah keniscayaan, ketika memutuskan untuk menaruh harap dan kebahagiaan pada manusia, saat itu pula kita memutuskan untuk siap menghadapi semua resikonya.
semakin dewasa, aku semakin belajar dan tersadar, bahwa selama ini kita memang gak pernah punya apa-apa dan siapa-siapa.
pahit memang, tapi itu kenyataannya, segala hal yang saat ini kita rasa punya kita, suatu saat akan kembali pada pemilik aslinya.
aku pernah merasakan pahitnya kehilangan, perihnya ditinggalkan, hingga susah sekali rasanya menyisakan ruang baru untuk membuka lembaran baru.
tapi, setelah melalui pahitnya kehilangan, aku akhirnya belajar untuk bersiap dengan kehilangan-kehilanga berikutnya. meski kita gak akan pernah terbiasa, setidaknya dikehilangan-kehilangan berikutnya kita sudah tahu caranya untuk berusaha sembuh dari luka.
walaupun luka tersebut mungkin gak akan benar-benar sembuh, tapi kita akan menemukan lebih banyak penawarnya, Allah itu maha baik, karena tanpa kita sadari segala kehilangan yang kita rasakan selalu Ia ganti dengan berlipat-lipat.
Mungkin penawarnya gak mendatangimu sekarang, bisa jadi esok atau lusa, tapi kabar baiknya, dari semua pahitnya kehilangan, tanpa sadar versi kamu yang saat ini sudah lebih kuat dari kemarin.
hidup memang isinya gak selalu bahagia terus, adakalanya justru sedih terus heu :)
tapi, mau itu bahagia atau sedih tetap keduanya masanya hanya sementara. gak ada yang selamanya.
siklusnya memang gitu, hari ini bahagia besoknya bisa jadi kecewa, pun sebaliknya; hari ini kecewa besoknya kita ketawa.
setelah kita melalui itu semua, kita kira luka itu udah sembuh, tapi ternyata ngga, diri kita hanya terbiasa dengan luka dan hati kita lebih siap menghadapi luka lainnya.
Komentar
Posting Komentar