Menikmati Getirnya Rindu Penghujung Tahun
Aku selalu bertanya, apa hal yang lebih mengerikan dari menjadi dewasa?
Ternyata jawabannya adalah menjadi dewasa tanpa dekapan hangatmu.
Jika bisa kuputar seluruh waktu, maka akan kupastikan kuhentikan waktu pada saat senyum dan amarahmu menjadi pelengkap getirku.
Jika ada kesempatan untuk memilih satu takdir yang ingin diulang berkali-kali, maka tidak akan ada jawaban lain, selain takdir lahir dari rahim perempuan sepertimu.
Aku kira, usiamu akan panjang hingga
bisa sama-sama melangkah bersama mengarungi pergantian fase yang menyenangkan dan akan terkenang.
Tapi ternyata tidak semua ingin bertemu amiin. Terkadang beberapa hal memang sudah seharusnya tidak sesuai harapan, agar kelak kita tahu nikmatnya mendapat takdir kepastian.
Dari banyaknya ketidakkekalan didunia ini, setidaknya aku pernah saling memeluk takdir bersamamu.
Perayaan ini hanya sebagai simbol bahwa diantara banyaknya cinta yang kuterima tak ada yang pernah bisa menandingi aliran cinta yang berasal darimu.
Selamat Hari Ibu, Umiku <3
Aku berdo'a padaNya, agar Engkau senantiasa diundang memasuki Syurga firdaus tanpa hisab sedikitpun, karena hanya itu balasan yang layak untuk semua kebaikanmu.
: Arsip 22 Desember 2024
Komentar
Posting Komentar