Merayumu Sekali Lagi

Tuan, kelak jika takdir berpihak pada kita, 
Biarkan pertemuan itu berjalan sesuai rencanaNya. 

Meski terkadang rindu membuncah tak tahu arah,
Biarkan tetap begitu meski harus merasa gelisah. 

Tuan, kelak jika Kau punya waktu, 
Izinkan aku menceritakan cita dan cinta padamu. 

Tenang saja, aku tak sedang memimpikan cinta abadi seperti romeo dan juliet atau layla majnun tempo dulu. 

Tapi, maukah kau wujudkan cinta kita kelak seperti Dr. Rantissi dan Dr. Jamila yang cinta mereka tak melebihi cinta pada rabbnya? 

Mereka adalah sepasang yang saling membesarkan mimpi hingga tak jadi mustahil lagi, saling memupuk asa hingga tak jadi bualan semata. Dan pada akhirnya kembali bersua diSyurga.  

Atau, kelak kita buat cinta kita seperti komandan Dheif dan Widad Asfoura istrinya. 
Yang cintanya tak pernah mengenal putus asa. 

Meski tiap hari adalah ketidakpastian dimedan perang, tapi mereka tahu bahwa satu sama lain adalah tempat pulang. 

Meski cinta mereka harus tertutup rapat, tapi sakinah dalam rumah tangga tetap terawat. 

Dan semoga aku bisa berusaha menjadi seorang Widad yang senantiasa luas hatinya, lapang dadanya, dan teguh prinsipnya. 

Meski tiap hari maut seakan didepan mata, mereka tak pernah gentar menghadapinya karena mereka yakin bahwa Syurga akan menjadi tempat pertemuan keduanya. 





Komentar

Postingan Populer